Jurnalsembilan.com-Jakarta — Sabtu, 29 November 2025. Hari kedua Festival Gerbang Nusantara 2025 di Sarinah, Jakarta, berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ribuan pengunjung memadati area plaza dan ruang pameran Sarinah sejak pagi hingga malam untuk menikmati rangkaian kegiatan budaya, kuliner, dan pameran produk unggulan Kalimantan Selatan (Kalsel).
Festival yang mengusung tema “Merajut Keberagaman, Mengangkat Warisan Nusantara” ini menjadi wadah bagi pelaku seni dan UMKM Kalsel untuk tampil di panggung nasional. Kehadiran masyarakat yang datang bersama keluarga, komunitas, maupun wisatawan asing kian menambah semarak suasana akhir pekan di pusat kota Jakarta.
Pertunjukan Budaya Banjar Jadi Daya Tarik Utama
Panggung utama di Plaza Sarinah menampilkan rangkaian kesenian tradisional Banjar seperti Tari Baksa Kembang, Tari Radap Rahayu, hingga pertunjukan musik panting modern. Setiap sesi dibawakan oleh sanggar seni dari Banjarmasin, Banjarbaru, dan beberapa kabupaten di Kalsel.
Penampilan tersebut memperoleh sambutan hangat, terutama ketika para penari berinteraksi dengan penonton dan mengajak sebagian pengunjung untuk mencoba gerakan tari sederhana.
Penyelenggara menjelaskan bahwa hadirnya pertunjukan budaya ini menjadi bagian penting dalam memperkenalkan kekayaan identitas Kalsel kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat diplomasi budaya antardaerah.
Fashion Show Wastra Kalsel Tampilkan Keanggunan Sasirangan Modern
Salah satu rangkaian paling ditunggu adalah fashion show Wastra Kalsel, yang mengangkat Sasirangan sebagai warisan tekstil khas Kalimantan Selatan. Para model tampil di runway Plaza Sarinah dengan balutan busana kekinian hasil kreasi desainer muda Kalsel.
Pada gelaran ini, motif sasirangan tradisional seperti Motif Bayam Raja, Kulit Kayu, dan Naga Balimbur dipadukan dengan potongan modern—mulai dari gaun semi formal, busana kasual, hingga streetwear. Kolaborasi antara perajin lokal dan desainer muda ini mendapat apresiasi pengunjung karena berhasil memadukan nilai tradisi dengan tren fashion masa kini.
Peragaan busana semakin meriah dengan penjelasan naratif mengenai filosofi setiap motif, memberikan pengalaman edukatif bagi penonton.
Stan Kuliner Kalsel Dipadati Pengunjung Sepanjang Hari
Selain seni dan fashion, area kuliner menjadi pusat keramaian. Pengunjung tampak mengantre untuk mencicipi makanan khas Banjar seperti:
Soto Banjar
Selada Banjar
Amparan Tatak
Laksa Banjar
Bingka Kentang
Manday dan kudapan khas lainnya
Banyak pengunjung mengaku datang khusus untuk mencari kuliner nusantara yang jarang ditemukan di Jakarta. Para pelaku UMKM pun mencatat peningkatan penjualan lebih dari hari pertama.
Sarinah sebagai Pusat Panggung Karya Indonesia
Sejak dibuka kembali pada Maret 2022 setelah renovasi besar-besaran, Sarinah konsisten menjadi ruang publik untuk pameran budaya, ekonomi kreatif, komunitas, dan UMKM. Pada gelaran festival ini, Sarinah menyediakan area terbuka di plaza sebagai panggung utama, serta ruang pameran di lantai Ground dan Upper Ground untuk stan UMKM dan pameran produk.
Pengunjung terlihat menikmati pengalaman festival secara terintegrasi—mulai dari menonton pertunjukan, berbelanja produk lokal, hingga menikmati kuliner Kalsel—semuanya dalam satu kawasan.
Beragam Agenda Sepanjang Hari Kedua
Rangkaian kegiatan pada hari kedua festival mencakup:
Pertunjukan seni budaya Banjar sejak siang hingga malam
Fashion show Wastra Kalsel
Pameran kerajinan sasirangan, perhiasan, dan produk UMKM
Lokakarya membuat aksesoris wastra
Demo memasak kuliner Banjar
Talkshow ekonomi kreatif
Panggung musik yang menutup kegiatan malam hari

Pengunjung dari berbagai daerah tampak hadir, termasuk komunitas seni, mahasiswa, hingga turis asing yang penasaran dengan budaya Banjar.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Pusat
Festival Gerbang Nusantara 2025 digagas oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan didukung oleh berbagai instansi pusat dan daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat promosi pariwisata Kalsel serta membuka peluang pemasaran baru bagi UMKM lokal.
Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa festival ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga strategi memperkenalkan kekayaan budaya Kalsel sebagai bagian dari identitas nasional.
Festival Masih Berlanjut
Rangkaian acara Festival Gerbang Nusantara 2025 masih akan berlangsung hingga hari berikutnya dengan agenda penutup berupa pertunjukan musik daerah, pemutaran film pendek budaya, serta grand closing yang diisi kolaborasi seni dari berbagai kabupaten/kota di Kalsel.
Masyarakat diimbau datang lebih awal mengingat tingginya antusiasme pengunjung pada hari kedua.

















