banner 970x250

Cegah Stunting, Bapak Berperan Penting Bagi Keluarganya

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Jurnalsembilan Tegal – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Komisi IX DPR RI kembali melakukan sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana, Selasa (10/10/2023). Kali ini menyasar warga Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.

Kepala Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Jawa Tengah, Agoes Poedjianto, S.H., M.Kes menjelaskan bahwa saat ini yang perlu diprioritaskan terkait Stunting adalah BAAS (Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting) yaitu mencari bapak atau ibu sebagai donatur yang bisa memberikan bantuan kecukupan makanan bergizi untuk anak yang beresiko Stunting.

banner 468x60

“Yang beresiko Stunting termasuk ibu hamil perlu mendapatkan bantuan makanan bergizi sehingga diperlukan uluran tangan dari donatur,” ujar Agus.

Yang bisa menjadi donatur diantaranya pengusaha, masyarakat sekitar, pemerintah atau siapapun. Sementara Makanan yang bergizi yaitu makanan yang mengandung unsur protein hewani. “Saya berharap bisa menyisihkan uang untuk membeli makanan yang bergizi,” tambahnya.

Kepala DP3KB Kabupaten Tegal, Ir. Khofifah, MM mengatakan, Stunting adalah gagal tumbuh yang menyebabkan menjadi anak yang kerdil dan sakit-sakitan akibat gizi yang buruk terus menerus.

“Peran bapak-bapak sangat penting agar anak-anak tidak menjadi Stunting, yaitu lebih menyayangi ketika istrinya sedang hamil,” imbuhnya.

Sebagai bukti bapak menyayangi istri, diantaranya seorang bapak yang menjauhkan asap rokok dari keluarga karena asap rokok akan menggangu perkembangan janin dalam kandungan ibu.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Dewi Aryani, M.Si menuturkan bahwa mengedukasi anggota keluarga dalam memperkenalkan alat reproduksi dan kesehatan dalam keluarga menjadi tanggung jawab bapak dan ibu. Menurutnya, dengan mengetahui detail perkembangan anak, maka anak akan lebih waspada dan menjaga kesehatannya sendiri.

“Bapak dan ibu jangan merasa sungkan menjelaskannya soal kebersihan karena kebersihan sebagian dari iman,” ungkap Dewi.

Disisi lain, kata Dewi, seorang bapak dan ibu harus memberikan contoh bagaimana meraih masa depan yang gemilang, seperti menyekolahkan anak agar pintar, rajin beribadah dan lainnya. (**)

CATATAN REDAKSI

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: jurnalsembilanofficial@gmail.com.
Terima kasih.

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!